Hari ini aku tahu dia akan bertandang ke rumahmu. Bertemu dengan keluarga dan orangtuamu, berbagi kue lebaran bersama, bersalam-salaman, meminta maaf dan menanyakan kabar mereka. Sesuatu yang tak bisa kulakukan. Belum.
Lalu sekilas seakan kulihat kau dan dia duduk di beranda, bercanda. Senyuman itu masih mengembang di bibirmu seakan tak pernah beranjak dari sana. Bunga di hatiku mekar, aku yakin dia juga. Dan seberapa tinggipun aku mengharapkannya, saat ini aku bukan dia. Bukan. Kau masih tersenyum untuknya. Senyum yang tak pernah kudapatkan. Belum.
Sekali lagi aku ingin mengadu pada hujan. Tapi sepertinya ia takkan turun hari ini. Matahari terlalu cerah, karena memang didesain seperti itu. Hari ini terlalu indah. Dan keindahan itu menghapus semua lamunan, semua kegelisahan, semua kekhawatiran. Keindahan itu memberikan pengharapan, menginspirasikan keikhlasan. Karena apa gunanya berkeluh kesah bila hanya hujan yang boleh mendengar?
Di hari ini, aku hanya mengharapkan maafmu.
Strangeman
200909
9.20.2009
9.16.2009
curhat seorang anak sentimental yang ga mau jadi sentimental.
entahlah...sudah berapa lama saya terjebak dalam nuansa sentimental? ga tau berapa lama. Sejak SMP, SMA, sampai kuliah saya selalu terjerat dalam perasaan ini. Duh. Sebenarnya nuansa sentimental ini bagus juga karena selalu menjadi bibit kreativitas yang menghasilkan banyak karya. Tapi apakah karya yang bagus harus selalu dibangun dari sentimentalitas? Pengen rasanya menghasilkan suatu karya yang didasari kegilaan, keanehan, dan pandangan unik dalam melihat dunia. Sesuai nama, Strangeman Universe, harusnya blog ini adalah tempat curhat orang aneh. Tapi kok rasanya jadi tempat curhat orang melankolis, ya?
Hasrat melankolis dalam diri saya emang belum pernah terpuaskan. Tapi kenapa harus terpuaskan? Karena orang lain juga bisa memuaskan hasrat melankolis mereka? kalo gitu saya sama aja, dong kayak orang lain. Harusnya engga gitu, dong. Emang, sih tulisan-tulisannya terkesan jujur karena emang dari hati. Cuman kok bisa, ya yang ada di hati saya akhir-akhir ini perasaan kayak gitu terus? Ya, tau sendiri lah perasaan kayak gimana. Rasanya udah ga mood buat nulis tulisan-tulisan kocak dan aneh kayak dulu. Padahal kalo menurut saya, tulisan-tulisan itu cukup merepresentasikan pandangan positif terhadap hidup; bahwa dari apapun yang terjadi selalu ada hal-hal menarik yang bisa ditertawakan dan diambil pelajarannya. Mungkin saya males karena tulisan kayak gitu jadinya suka panjang dan jarang ada orang yang baca.
Berarti kembali lagi pada niat menulis. Kenapa saya bikin blog? Apa karena pengen dibaca orang? diperhatikan orang? kalo gitu, apakah perasaan melankolis ini terus-menerus saya rasakan karena selalu mendapat perhatian lebih dari orang-orang? Hmmm...jangan-jangan bener. Secara gitu saya ngeliat di mana-mana kayaknya sentimentalitas adalah sesuatu yang lagi ngetop akhir-akhir ini. Bikin apapun dengan kata "Cinta" di dalemnya, pasti bakal dengan mudah narik perhatian orang. Waduh...waduh.....kembali luruskan niat. Ngeblog karena Allah (wues, berat banget). Engga juga, deng. Ngeblog karena pengen nulis. Just for the hell of it. Itu aja. Luruskan niat, luruskan niat!
hmmm....jadi kalo gitu, mari kita berpikir lebih jauh, ke arah yang lebih ngaco. Kalo saya berhasil meluruskan niat dan membuat blog saya benar-benar strange, berarti blog saya akan kembali ga laku. Karena tulisan-tulisan sentimental akan berkurang, orang-orang jadi ga merhatiin. Berarti, hanya untuk membuat blog saya laku dan dibaca orang, SAYA HARUS MENGUBAH DUNIA.
Keren. Itu artinya saya harus bisa mengubah persepsi orang-orang, nyadarin orang-orang kalo aneh itu keren. Ribet juga, ya kalo udah jadi kayak gini? Hahahahahaha......tapi menarik. Idenya terdengar gila. Saya suka ide-ide kayak gitu. Saya suka ide ngebunuh tikus pake dinamit yang bakal ngehancurin rumahnya sekalian daripada cuman ngebunuh tikus pake racun doang. Jadi, daripada bikin blog yang laku, mendingan bikin blog yang "gue banget", lalu ubah persepsi orang-orang supaya mau baca. DAN TULISAN INI PUN MAKIN GA JELAS.
Baguslah, sekali-kali bikin tulisan ga jelas gapapa kan? Blog saya ini....
Hasrat melankolis dalam diri saya emang belum pernah terpuaskan. Tapi kenapa harus terpuaskan? Karena orang lain juga bisa memuaskan hasrat melankolis mereka? kalo gitu saya sama aja, dong kayak orang lain. Harusnya engga gitu, dong. Emang, sih tulisan-tulisannya terkesan jujur karena emang dari hati. Cuman kok bisa, ya yang ada di hati saya akhir-akhir ini perasaan kayak gitu terus? Ya, tau sendiri lah perasaan kayak gimana. Rasanya udah ga mood buat nulis tulisan-tulisan kocak dan aneh kayak dulu. Padahal kalo menurut saya, tulisan-tulisan itu cukup merepresentasikan pandangan positif terhadap hidup; bahwa dari apapun yang terjadi selalu ada hal-hal menarik yang bisa ditertawakan dan diambil pelajarannya. Mungkin saya males karena tulisan kayak gitu jadinya suka panjang dan jarang ada orang yang baca.
Berarti kembali lagi pada niat menulis. Kenapa saya bikin blog? Apa karena pengen dibaca orang? diperhatikan orang? kalo gitu, apakah perasaan melankolis ini terus-menerus saya rasakan karena selalu mendapat perhatian lebih dari orang-orang? Hmmm...jangan-jangan bener. Secara gitu saya ngeliat di mana-mana kayaknya sentimentalitas adalah sesuatu yang lagi ngetop akhir-akhir ini. Bikin apapun dengan kata "Cinta" di dalemnya, pasti bakal dengan mudah narik perhatian orang. Waduh...waduh.....kembali luruskan niat. Ngeblog karena Allah (wues, berat banget). Engga juga, deng. Ngeblog karena pengen nulis. Just for the hell of it. Itu aja. Luruskan niat, luruskan niat!
hmmm....jadi kalo gitu, mari kita berpikir lebih jauh, ke arah yang lebih ngaco. Kalo saya berhasil meluruskan niat dan membuat blog saya benar-benar strange, berarti blog saya akan kembali ga laku. Karena tulisan-tulisan sentimental akan berkurang, orang-orang jadi ga merhatiin. Berarti, hanya untuk membuat blog saya laku dan dibaca orang, SAYA HARUS MENGUBAH DUNIA.
Keren. Itu artinya saya harus bisa mengubah persepsi orang-orang, nyadarin orang-orang kalo aneh itu keren. Ribet juga, ya kalo udah jadi kayak gini? Hahahahahaha......tapi menarik. Idenya terdengar gila. Saya suka ide-ide kayak gitu. Saya suka ide ngebunuh tikus pake dinamit yang bakal ngehancurin rumahnya sekalian daripada cuman ngebunuh tikus pake racun doang. Jadi, daripada bikin blog yang laku, mendingan bikin blog yang "gue banget", lalu ubah persepsi orang-orang supaya mau baca. DAN TULISAN INI PUN MAKIN GA JELAS.
Baguslah, sekali-kali bikin tulisan ga jelas gapapa kan? Blog saya ini....
9.14.2009
sakit
ketika realita dan memori tlah menjadi ladang duri
kemana aku harus berlari?
walau tlah kurelakan darah yang mengucur perlahan
tapi tetap saja
sakit
sakit
sakit
sakit
kuucapkan kata itu berkali-kali supaya tak berarti lagi
tetap disini
dan tak terbagi.
kemana aku harus berlari?
walau tlah kurelakan darah yang mengucur perlahan
tapi tetap saja
sakit
sakit
sakit
sakit
kuucapkan kata itu berkali-kali supaya tak berarti lagi
tetap disini
dan tak terbagi.
9.13.2009
Kamar Gelap
*by Efek Rumah Kaca
Yang kau jerat adalah riwayat
tidak pernah jadi sejarah
Yang bicara adalah cahaya
dikonstruksi dikomposisi
Padam semua lampu
semua lampu
Membekukan yang cair
mencairkan yang beku
Jangan kabur berjamur
Segala negatif menuju positif
Kekal...
Yang kau jerat adalah riwayat
tidak pernah jadi sejarah
Yang bicara adalah cahaya
dikonstruksi dikomposisi
Padam semua lampu
semua lampu
Membekukan yang cair
mencairkan yang beku
Jangan kabur berjamur
Segala negatif menuju positif
Kekal...
Langganan:
Postingan (Atom)
